Category: Berita Advokasi

September 25, 2020

Peringatan HTN di Makassar: Dari Tuntutan Hingga Penangkapan

MAKASSAR, LAW UNHAS –  Kamis (24/09/20), massa dari berbagai elemen gerakan rakyat melakukan aksi di depan gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperingati Hari Tani Nasional (HTN). Aksi yang dimulai secara damai, diakhiri dengan tindak kekerasan dan penangkapan oleh aparat kepolisian. Awalnya, aksi berlangsung dengan aman. Aliansi-aliansi yang berkumpul di depan gedung DPRD Provinsi Sulawesi […]

August 31, 2020

Aksi Protes ASP terhadap Proyek MNP, Tambang Pasir Laut, serta Upaya Kriminalisasi Nelayan

MAKASSAR, LAWUNHAS – Aliansi Selamatkan Pesisir (ASP) melakukan aksi protes di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (31/08/2020). “Praktik-praktik kriminalisasi yang dihadapi oleh nelayan Pulau Kodingareng membuktikan bahwa pemerintah kita gagal melindungi, mengakui, dan menghargai hak asasi manusia yang ada di Pulau Kodingareng,” ujar salah satu orator ASP. Aksi protes dilakukan oleh ASP untuk menuntut […]

July 23, 2020

Aliansi Mahasiswa Unhas Melakukan Aksi Diam yang Masih Menyoal Uang Kuliah Tunggal

Oleh: Kumbang MAKASSAR, LAWUNHAS – Beberapa  mahasiswa  yang tergabung dalam  Aliansi Mahasiswa Unhas menggelar ‘Aksi Diam’ di depan pintu masuk gedung Rektorat Unhas pada Kamis, 23 Juli 2020. Ini merupakan aksi lanjutan dari beberapa aksi yang telah digelar sebelumnya dan tidak mendapat respon dari Rektor. Aksi yang dilakukan kali ini berbeda dari yang telah dilakukan sebelumnya. […]

July 16, 2020

Gerakan Rakyat Makassar Menolak Omnibus Law Cipta Kerja

MAKASSAR, LAWUNHAS –  Aliansi yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Makassar (Gerak Makassar) menggelar aksi protes di depan gedung DPRD Sulsel pada Kamis 16 Juli 2020. Gerak Makassar menuntut agar DPR RI menghentikan pembahasan dan pengesahan ‘Omnibus Law-RUU Cipta Kerja’ yang dianggap bermasalah dan berpotensi memberikan dampak buruk terhadap perempuan, buruh, mahasiswa, petani, nelayan, serta masyarakat […]

July 15, 2020

DARI ‘NEW NORMAL’ (TANPA FASE LIMINAL) KE ‘KEBIASAAN BARU’

Berita terbaru media mewartakan akan diubahnya istilah ‘new normal’ dengan istilah lain karena dinilai sulit dipahami warga. Penggunaan Bahasa Indonesia dinilai lebih mudah dipahami (Berita YouTube TribunKaltim berjudul Pemerintah Mengaku Salah Soal New Normal, Bakal Dihapus dan Diganti dengan Istilah Baru). Dalam benak kecilku, bergumam,“Ya, Tuhan…. barukah disadari? ”Benarkah hanya perubahan istilah saja dari “New Normal” ke […]

You are here: Page 1