July 14, 2020

Aliansi Mahasiswa Unhas Menuntut Transparansi Anggaran dan Pembebasan UKT di Masa Pandemi

Selasa 14 juli 2020, Aliansi Mahasiswa Unhas melakukan konferensi pers di depan Rektorat Universitas Hasanuddin untuk menyampaikan tuntutannya menyoal Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa selama pandemi. Dengan memegang spanduk bertuliskan “Unhas Gratiskan UKT”, Aliansi menyampaikan 4 poin tuntutannya yakni:

  • Mencabut Surat Keputusan Nomor 3260/UN.41/KEP/2020 tentang pemberian peringanan pembayaran uang kuliah tunggal bagi mahasiswa program sarjana Universitas Hasanuddin pada semester awal tahun akademik 2020/2021, sekaligus merevisi Surat Keputusan Nomor 3329/UN4.1/KEP/2020 tentang penetapan penyesuaian kelompok tarif uang kuliah tunggal bagi mahasiswa program sarjana Universitas Hasanuddin yang orang tua/wali atau pihak lain yang membiayai mengalami kesulitan ekonomi.
  • Menuntut Universitas Hasanuddin untuk membuka transparansi keuangan dan menjelaskan secara detail komponen-komponen penggunaan dan penyusunan anggaran Universitas Hasanuddin.
  • Menuntut Universitas Hasanuddin memberikan penggratisan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara merata pada mahasiswa Universitas hasanuddin untuk semester ganjil 2020/2021.
  • Menuntut Universitas Hasanuddin untuk melaksanakan pembahasan dengan pihak mahasiswa terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan transparansi anggaran Universitas Hasanuddin pada tanggal 15 juli 2020.

SK Rektor Nomor 3260 dan 3329 dianggap tidak efektif untuk menjadi jawaban terhadap akses pendidikan yang berkeadilan di masa pandemi hari ini. Selanjutnya, transparansi keuangan juga dibutuhkan sebagai kontrol publik terhadap penggunaan anggaran Universitas. Selain itu, Universitas Hasanuddin perlu mempertimbangkan menurunnya penggunaan fasilitas kampus oleh mahasiswa selama pandemi dikarenakan kampus menerapkan sistem pembelajaran secara daring, sebagai dasar dalam membebaskan biaya kuliah.

Aliansi Mahasiswa Unhas juga menyampaikan bahwa berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Aliansi mendapati kondisi dimana dari 2.789 mahasiswa Unhas ada sekitar 79,5%  mahasiswa yang menyatakan tidak sanggup membayar UKT semester awal 2020/2021, dan boleh jadi hal ini akan berkepanjangan karena pekerjaan orang tua/wali mahasiswa masuk dalam kategori rentan dalam menghadapi kondisi krisis di masa pandemi.

Maka dari itu, dalam konferensi pers ini Aliansi Mahasiswa Unhas juga mengajak seluruh mahasiswa Unhas untuk melakukan aksi massa guna tetap menyuarakan aspirasi terkait pendidikan sekaligus menuntut dibukanya dialog antara mahasiswa dan pihak rektorat pada Rabu, 15 Juli 2020 dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Sebelumnya Aliansi telah menyurat ke Rektorat pada 13 Juli 2020 untuk diadakannya audiensi tapi hingga saat ini tidak mendapatkan respon dari pihak Rektorat.

SHARE:
Berita Advokasi, Straight News 0 Replies to “Aliansi Mahasiswa Unhas Menuntut Transparansi Anggaran dan Pembebasan UKT di Masa Pandemi”